Penari hati
Tuesday, 20 December 2011 | 0 comments
3 malam yang terakhir bukan seperti yang aku harapkan . Bukan seperti yang dirancang walaupun aku telah merancangnya dengan sebegitu rapi sekali waktunya ibarat permainan bongkah abjad ABC anak anak kecil . Puspawarna permainan HON lebih menarik perhatian nya . Aku mengalah menghela nafas memberi ruang dan waktu untuk hatiku bertenang bak ikan di dalam tasik .Mungkin malam ini bisik hati . Ibarat berkata kata dengan besi pacak katil . Hingga ke petala langit yang ketujuh aku memikirkan perpisahan ini . Mungkin ini yang terbaik . Mungkin juga petemuan kita akan dijadikan moral kehidupan .Aku sedaya upaya menyedapkan hati . Membiarkan Betty A/P Karumalai berseorangan di lapangan terbang , begitulah hati aku .
Indah sungguh rasa hati dipinggirkan bak cicak tanpa arah tuju . Aku ini perlukan engkau . Jangan engkau seksa aku dengan cara yang ini . Aku ini perlukan perhatian engkau . Aku ini perlukan belaian engkau . Aku ini perlukan engkau . Aku ini bukan bangunan City Square 10 tingkat yang boleh dibiarkan berhabuk tanpa pengawasan .
Aku bukan seekor semut yang boleh dipandang enteng & dilanyak converse . Barangkali , pemergian kau akan DIGANTI dengan yang lebih baik oleh Allah SWT . Diluar sana , masih ramai lagi yang memerlukan kasih sayang aku jika engkau tidak memerlukannya . Diberi kasih sayang malah tidak dipandang . Ini yang kau buat , itu yang kau dapat . Sekali engkau pergi , jangan kau kembali .
Aku perlihatkan 2 malam terakhir ini sama ada kau masih sayang aku / tak . Biar aku nilai sendiri











